Assalamualaikum….dear!
Apa kabarmu hari ini?di sini hujan deras sekali sepertinya langit bocor hehe….ya biasanya waktu kecil bapakku suka bilang gitu kalau hujan besar. Maksudnya mungkin ingin menentramkan hatiku bila Guntur terdengar serasa dekat sekali.
“Berdiri bulu romaku…
eh berdiri bulu romaku,
bila kudengar janji-janjinya
katanya cintanya seteguh tugu monas”
Suara lagu iyet bustami terdengar mengiringi tuts laptopku.he…dangdutan euy!!
Dear….hampir sebulan aku gak bimbingan skripsi lagi,masalahnya dosen pembimbingku yang pertama masuk rumah sakit (cepat sembuh ya bu! Saya butuh ibu sebagai motivasi saya) begitu juga dosen pembimbing keduaku melahirkan (semoga bayinya sehat walafiat).hmm…jadi apa kerjaanku dear….???
Ya kalau gak nonton DVD, main game,nulis, buat resensi buku, tidur dan kali-kali nambahin tuh skripsi. Begitulah kerjaanku membangkai terus di kamar. Kalaupun nyari hiburan nyari buku loak atau pergi ke warnet ngoprek2 HTML atau betulin web brotherku Betul-betul membosankan bukan?
Dear sebenarnya sekarang ulang tahun sahabat saya,pak komarudin beliau teman saya di situs chem.-is-try. Saya lupa hari ulang tahunnya sumpeh (maaf ya pak),karena gak ada kesibukan saya jadi lupa tanggal dan hari he ^_^.
Dear diary sejak kembali dari rumah dan semenjak putus darinya sebenarnya saya tidak tahu lagi apa yang harus saya lakukan, dulu ketika belum mengenalnya saya bermimpi oktober ini saya pengen wisuda dan desembernya saya pengen S2 di jepang.kira-kira begitulah rencana A nya. Dan rencana B nya kalau saya tak melanjutkan ke jepang saya pengen mengabdi di Kalimantan atau dipedalaman papua. Tapi ketika mulai mengenalnya rencana A dan B saya lupakan,dan sekarang setelah semuanya berakhir saya tidak tahu lagi mesti gimana.kalau melakukan rencana A, rintangannya saya sudah lupa bahasa jepang dan saya malas mempelajarinya lagi, kedua beasiswanya sudah hilang mesti nyari lagi. Kalau rencana B di lakukan ibuku di rumah gak setuju aku pergi jauh2, masalahnya aku anak perempuan satu2nya dalam keluarga, mereka tak rela aku pergi, apalagi perginya kepedalaman katanya.
“Entos wae di dieu damelmah, ulah jauh-jauh maeunya anak awewe hiji-hijina jauh, umi ke balik kasaha mun geus kolot?” begitulah kata umiku, ya aku juga harus pertimbangkan perasaannya.
Sebenarnya saya malas juga kerja di rumah, pertama karena rekan kerja saya juga sudah banyak, bukan tidak mau memajukan daerah sendiri, akan tetapi bagi saya ngajar di mana saja sama saja, tujuannya Cuma satu mencerdaskan anak bangsa. Alasan kedua saya tidak punya pengalaman bepergian jauh untuk saat ini menurut saya,jadi saya butuh pengalaman dalam mencari apa arti hidup!(haha….lebay ah) dan ketiganya di rumah tuh segala sesuatu selalu mengingatkan saya akan dirinya, benar-benar menyebalkan bukan jika kemana-mana mesti membawa kepingan dirinya. Saya ingin bangkit dan melupakannya dirinya tapi rasanya sulit sekali bahkan untuk melupakannya bagi saya rasanya seperti episode yang panjang tanpa akhir, awalnya saya kira saya tegar, tapi ternyata saya salah…saya tidak setegar yang saya bayangkan. Saya kira rasa sakit di hati saya bisa membantu melupakannya tapi nyatanya malah membuat semua kenangan bersamanya serasa hidup kembali.
Untuk saat ini saya benar-benar merasa trauma, oh bukan trauma tapi apa ya..?maksud saya, saya belum sanggup menggantikan dirinya dengan siapapun di hati saya, walau saat ni ada lelaki lain yang siap membuat saya bahagia katanya, tapi saya takutnya malah menjadikan dia sebagai pelarian.
Oya dear sudah larut malam, suasana kosan juga sudah seperti jam 12 di kampung saya, saya mau istirahat dulu…makasih dah berbagi dengan saya, semoga hari-hari kita menyenangkan.
bdg juni 10 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar